Sosialisasi Antar Sesama Ternyata Dampaknya Sangat Baik


Berteman dan bersosialisasi dengan orang lain adalah cara untuk bersantai dengan bercanda dan berbagi cerita. Manfaat sosialisasi juga bermanfaat untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan beradaptasi dengan lingkungan.

Manfaat bersosialisasi tidak berhenti di situ, karena ada manfaat kesehatan dari bersosialisasi! Anda dapat berkumpul dengan teman-teman sambil menikmati manfaat kesehatan dari bersosialisasi.

Apa manfaat sosialisasi bagi kesehatan?

Manfaat bersosialisasi tidak hanya untuk mendongeng dan berkumpul dengan teman atau untuk membangun koneksi baru dengan orang lain, tetapi juga untuk manfaat kesehatan. Simak daftar manfaat sosialisasi kesehatan di bawah ini:

Bersosialisasi memiliki pengaruh baik pada kinerja otak

Memiliki pengaruh baik pada kinerja otak
Anda tidak bisa hanya melatih fungsi otak melalui permainan otak atau program lain yang dapat meningkatkan fungsi otak, karena bersosialisasi bisa menjadi alternatif lain untuk menjaga fungsi otak Anda.

Manfaat sosialisasi untuk fungsi otak terbukti dalam sebuah penelitian yang menemukan bahwa orang yang mengajar orang lain tentang materi ujian memiliki prestasi ujian yang lebih baik daripada mereka yang belajar secara normal.

Orang-orang yang menikmati bersosialisasi tampil lebih baik secara intelektual dan kognitif. Ini karena bersosialisasi melatih pemikiran Anda. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa salah satu manfaat sosialisasi adalah pencegahan demensia.

Berkontribusi pada gaya hidup yang lebih sehat

Manfaat sosialisasi dalam membentuk gaya hidup sehat ditunjukkan dengan kualitas hidup dan studi olahraga. Studi ini menemukan bahwa orang yang berolahraga dalam kelompok mengalami lebih sedikit stres dan mengalami kesehatan mental, fisik, dan emosional yang lebih baik daripada mereka yang berolahraga sendiri.

Anda akan lebih termotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga bersama teman, daripada sendirian. Plus, memiliki teman bisa menjadi pengingat untuk tetap sehat.

Mengurangi stres

Manfaat sosialisasi yang satu ini sudah bukan rahasia lagi. Ketika Anda bersosialisasi secara tatap muka, Anda cenderung mengalami stres berkepanjangan.

Selama bersosialisasi, sentuhan yang diberikan atau diterima, seperti berjabat tangan, berpelukan, dan sebagainya, juga memicu tubuh untuk memproduksi senyawa oksitosin yang menurunkan tingkat stres dengan menurunkan kadar kortisol dalam tubuh.

Menjaga kesehatan mental

Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang bersosialisasi secara tatap muka memiliki gejala depresi yang lebih sedikit daripada orang dewasa yang lebih tua yang hanya berbicara di telepon atau email.

Tentunya manfaat sosialisasi untuk menjaga kesehatan jiwa juga bisa dirasakan oleh kalangan muda, seperti remaja. Remaja yang memiliki teman dekat lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kecemasan sosial.