Mengenal Gejala Beserta Penyebab Ankylosing Spondylitis


Bentuk peradangan sendi yang langka yaitu ankylosing spondylitis. Secara umum, gejala ankylosing spondylitis biasanya muncul di punggung bawah dan menyebar ke leher atau persendian di bagian tubuh lainnya. Akibatnya, tulang belakang menjadi tidak fleksibel dan postur menjadi bengkok.

Gejala Ankylosing Spondylitis

Dibandingkan dengan wanita, pria lebih rentan terhadap ankylosing spondylitis. Secara umum, gejala pertama mulai muncul di usia dewasa. Beberapa tanda bahwa seseorang menderita radang sendi cukup langka:

Kram perut dan diare

Ada juga gejala lain berupa radang usus dengan munculnya gejala seperti sakit perut, kram dan diare. Terkadang gejala ini terjadi sebagai efek samping dari penggunaan obat anti inflamasi non steroid oleh pasien AS.

Pusing dan sesak napas

Ketika peradangan semakin parah, pasien AS dapat mengalami masalah jantung. Salah satunya adalah peradangan kronis di sekitar pembuluh darah aorta (aortitis). Pada umumnya gejala ini muncul setelah penyakit berlangsung selama beberapa tahun.

Akibat dari kondisi ini adalah sesak napas, disertai nyeri dada dan pusing. Untuk mengetahuinya secara pasti, Anda perlu melakukan tes pencitraan agar dapat dideteksi secara dini jika terjadi kesalahan.

Nyeri Sendi Kecuali Tulang Belakang

Gejala pertama ankylosing spondylitis adalah nyeri punggung. Namun, rasa sakit ini juga bisa dirasakan di area lain, seperti pinggang, pergelangan kaki, siku, lutut, bahu, bahkan rahang. Peradangan dapat menyebar dari tulang belakang ke bagian tubuh lainnya.

Sakit Tumit

Orang dengan AS akan mengalami rasa sakit yang signifikan di bagian tubuh di mana persendian berbenturan. Ini disebut entesitis. Contohnya termasuk tendon Achilles di bagian belakang tumit dan plantar fascia di bawah tumit.

Nyeri Dada

Perasaannya mirip dengan angina, yang terjadi terutama ketika seseorang menarik napas dalam-dalam. Secara lebih rinci, pada penderita ankylosing spondylitis, persendian antara tulang rusuk dan tulang belakang menjadi meradang. Akibatnya, kemampuan untuk mengembangkan dada sepenuhnya berkurang.

Badan terasa lemas

Bukan kelesuan biasa, tetapi orang dengan kondisi ini bisa merasa lesu, yang bisa membuat mereka kewalahan. Gejala-gejala ini tidak spesifik, tetapi bisa menjadi sinyal bahwa peradangan sedang terjadi di dalam tubuh. Ini juga ada hubungannya dengan rasa sakit.

Saat tubuh sakit, lelah dan sulit tidur. Yang tak kalah penting, segera periksakan ke dokter mata jika mengalami gejala ankylosing spondylitis berupa mata merah dan perih, disertai pandangan kabur dan sensitif terhadap cahaya.