Beberapa Jenis Orang Yang Takut Akan Ditinggalkan


Pengalaman masa lalu yang buruk dapat membentuk seseorang menjadi seperti sekarang ini. Juga untuk orang-orang yang menderita kecemasan perpisahan atau takut ditinggalkan. Bukan sekedar ketakutan atau kekecewaan biasa, orang yang mengalaminya akan merasakan ketakutan yang luar biasa ketika orang terdekatnya akan pergi. Itu semua berakar pada pengalaman traumatis masa lalu, baik sebagai seorang anak atau sebagai orang dewasa dalam hubungan yang rumit. Ketika seseorang mengalami rasa takut ditinggalkan, tidak mungkin memiliki hubungan yang sehat. Hampir sama dengan pistantrophobia, hanya lebih takut kalah.

Jenis ketakutan akan ditinggalkan

Ada berbagai jenis ketakutan akan ditinggalkan. Entah itu rasa takut ditinggalkan secara fisik, emosional, atau lebih. Beberapa jenisnya adalah:

Takut ditinggalkan secara emosional

Berbeda dengan rasa takut ditinggalkan secara fisik, jenis kecemasan perpisahan ini juga bisa menjadi traumatis bagi orang yang mengalaminya. Ketakutan ini membuat seseorang merasa tidak dicintai, tidak dihargai, dan kesepian. Bahkan, perasaan ini bisa muncul meski orang terdekat tetap berada di sisinya. Jika pemicunya di masa lalu saat masih anak-anak, orang yang mengalaminya akan terus takut hal itu akan terjadi lagi.

Takut ditinggal orang tua

Adalah normal bagi bayi dan anak-anak untuk memiliki rasa takut ditinggalkan. Istilah yang terkenal adalah kecemasan perpisahan. Mereka mungkin mengungkapkan ketakutan mereka dengan menangis, berteriak, atau menolak untuk dipisahkan dari orang tua mereka ketika pengasuhan dipindahkan.

Takut ditinggalkan dalam hubungan romantis

Hal ini dapat memancing sikap seseorang untuk menjadi posesif terhadap pasangannya, ada juga bentuk kecemasan perpisahan yang terjadi dalam hubungan romantis. Orang yang mengalami hal ini akan terus-menerus khawatir dan sulit mempercayai pasangannya. Seperti siklus tanpa akhir, ini juga bisa mengakhiri hubungan seseorang.

Penyebab Kecemasan Perpisahan

Seperti disebutkan di atas, kecemasan perpisahan dapat terjadi karena Anda telah ditinggalkan baik secara fisik maupun emosional di masa lalu. Misalnya, anak kecil yang orang dekatnya meninggal, ditelantarkan oleh orang tuanya atau ditolak dari lingkungan pertemanannya.

Gangguan Kepribadian Penghindar

Ini adalah jenis masalah perilaku yang membuat seseorang merasa tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Mereka akan merasa terus-menerus tegang dan tidak aman, terus-menerus ditolak dan tidak nyaman dalam situasi sosial. Pada akhirnya, ini akan menyebabkan orang tersebut mengisolasi diri dari kehidupan sosial.

Gangguan kepribadian ambang

Jenis lain dari masalah perilaku ditandai dengan hubungan yang tidak stabil, menjadi sangat impulsif, sering mengalami perubahan suasana hati, mudah tersinggung, dan tidak dapat merasa kesepian.